Senin, 18 Desember 2017
Indonesian (Indonesia)English (United Kingdom)
Prosedur Klaim Asuransi Pengangkutan (Kantor Pusat)
  • TUJUAN

    a. Memberikan panduan cara penanganan dan penyelesaian klaim pengangkutan  sehingga setiap proses dapat dilaksanakan dengan baik, akurat dan tepat waktu.

    b. Memudahkan pelaksanaan dan kontrol prosedur kerja.

  • RUANG LINGKUP:

    a. Klaim pengangkutan mencakup:

    • Klaim kerusakan sebagian (Partial Loss)
    • Klaim Kerugian Total (Total Loss)
    • Klaim General Average (GA Losses)

    b. Panduan dan prosedur ini berlaku untuk klaim asuransi pengangkutan yang diajukan melalui kantor pusat.

  • DEFINISI

    a. Manajemen: Managemen terdiri dari para Direksi PT. Asuransi Reliance Indonesia.

    b. Preliminary Loss Advice: Laporan Kerugian Sementara, ditujukan kepada pihak Reasuradur

    c. Definite Loss Advice: Laporan Kerugian Akhir/Pasti, ditujukan kepada pihak Reasuradur

    d. Cash Loss Payment: Ketentuan dalam perjanjian (Treaty), bahwa bila nilai  kerugian melebihi nilai tertentu, perusahaan dapat meminta  pembayaran kerugian dari pihak Reasuradur didahulukan.

  • KEBIJAKAN

    Wewenang Persetujuan Klaim

    Wewenang untuk menandatangani dan menyetujui klaim kendaraan bermotor diatur sbb:

    a. Klaim sampai Rp. 100.000.000,- (seratus juta) untuk simple case dan Non Ex-Gratia diperlukan verifikasi dari Supervisor untuk mendapat persetujuan dari Assistant  Manager dan GM. Technical

    b. Klaim dari Rp. 100.000.000,- s/d Rp. 500.000.000,- diperlukan verifikasi dari   Assistant  Manager untuk mendapat persetujuan dari GM. Technical

    c. Di luar butir a & b di atas, diperlukan verifikasi dari Assistant Manager dan GM Technical untuk selanjutnya mendapat persetujuan dari Manajemen.

  • PELAPORAN

    Bila timbul klaim maka Tertanggung atas beban sendiri wajib:

    a. Segera menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada Penanggung.

    b. Dalam waktu 30 (tiga puluh) hari atau waktu yang lebih lama yang disetujui Penanggung secara tertulis, Tertanggung wajib menyerahkan pernyataan klaim secara tertulis tentang terjadinya peristiwa dengan bukti yang diminta oleh Penanggung atau petugas yang ditunjuk Penanggung.

    c. Atas permintaan menyerahkan kepada Penanggung atau petugas yang ditunjuknya oleh pernyataan sesuai dengan ketentuan hukum akan kebenaran klaim serta segala hal yang berhubungan dengan itu.

    e. Dengan segala daya upaya mengambil tindakan yang pantas untuk menghindarkan kerugian atau kerusakan yang lebih besar.

    f. Melaporkan dengan segera kepada pihak kepolisian tentang kerusakan karena niat jahat seseorang, perampokan atau pencurian atau percobaan untuk itu apabila risiko – risiko tersebut dijamin oleh polis.

    g. Menyampaikan kepada Penanggung pernyataan secara terperinci bila ada asuransi laien ( pertanggungan lain ) yang menjamin risiko yang berhubungan dengan klaim yang telah diajukan atau akan diajukan berdasarkan ketentuan – ketentuan polis.

  • SURVEY KLAIM

    a. SSelambat–lambatnya dalam waktu 2 (dua) hari kerja sejak laporan per lisan/tulisan dari Tertanggung segera harus dilakukan survey ke lokasi kerugian, kecuali ada masalah pembayaran premi atau validasi polis yang mengalami kerugian. Pelaksaan survey ”on the spot” adalah cara yang terbaik untuk memperoleh data yang akurat.
    Dalam prakteknya walaupun sudah dikatakan ”on the spot ” kenyataannya masih ada ada di antara cabang yang terlambat dalam melaksanakan survey klaim, sehingga proses penyelesaian klaim menenui banyak hambatan, baik karena data/informasi yang kurang bahkan tidak ada data sama sekali

    b. Tugas survey dalam gambaran sepintas lalu mungkin  merupakan tugas yang mudah, namun pada kenyataannya tidak selalu demikian, hasil survey merupakan titik awal dimulainya analisa sejauh mana kerugian Tertanggung menjadi tanggung jawab Penanggung dalam suatu kerugian (Policy Liablity)..

    c. Untuk menangani survey klaim, akan dibuatkan blanko laporan survey sebagai pedoman pusat/cabang dalam melaksakan survey sesuai kondisi dan situasi (baik faktor umum maupun khusus).

    d. Yang harus dilengkapi pada saat survey adalah:

    • Foto container atau barang yang mengalami kerugian
    • Foto lokasi kejadian
    • Estimasi kerugian
    • Laporan survey secara lengkap termasuk rekomendasi surveyor untuk penunjukan adjuster (bila perlu)
  • DAFTAR DOKUMEN

    Daftar dokumen yang harus dilengkapi oleh Tertanggung (kerusakan Partial/Total)

    Dibuatnya daftar dokumen klaim pengangkutan adalah dengan tujuan agar:

    a. Permintaan dokumen klaim kepada Tertanggung dapat dilakukan sekaligus dan tidak berulang – ulang yang nantinya terkesan tidak profesional ataupun mengulur waktu.

    b. Apabila dokumen tersebut sudah diterima seluruhnya diharapkan cabang segera memproses penyelesaiannya, sesuai limit autorisasi (khusus Cabang Medan).
    Dengan data tersebut, cabang diharuskan mempelajari dan menghitung ganti rugi yang harus  dibayarkan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggung- jawabkan perhitungannya ke kantor pusat dan  nantinya kantor pusat tidak mendapat kesulitan mempertanggung-jawabkan ke co-member ataupun ke reasuradur.

  • ANALISA KLAIM

    Dalam proses suatu klaim, pertama–tama harus menyadari bahwa pada umumnya Tertanggung akan mengajukan klaim yang lebih tinggi dari kerugian yang sebenarnya.
    Secara prinsip Tertanggung hanya berhak menerima ganti rugi maksimum sebesar harga pertanggungan dalam polis.

    Tujuan

    a. Memastikan penyebab kerugian untuk menentukan jaminan polis.

    b. Perkiraan harga sebenarnya dari obyek yang mengalami kerugian sesaat sebelum kerugian untuk menentukan kemungkinan penutupan di bawah harga (Under Insured).

    c. Diteliti apakah obyek tersebut juga dipertanggungkan di asuransi lain (double Insured).

    d. Diteliti kemungkinan ada atau tidaknya nilai dari sisa kerugian/kebakaran (salvage).

  • PEMBAYARAN KLAIM

    Penanggung wajib menyelesaikan pembayaran ganti rugi dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak adanya kesepakatan tertulis antara Penanggung dan Tertanggung atau kepastian mengenai jumlah ganti rugi yang harus dibayar.

  •